Sifat Enterpreneur

Berisi cerita tentang perjalanan Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto dalam membangun Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) hingga menjadi seperti sekarang ini.

Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto bercerita dari awal saat beliau masih mengajar dari satu tempat ke tempat lainnya dengan berjalan kaki. banyak diremehkan orang lain. kemudian saat zaman perpindahan dari orde baru ke reformasi, beliau mengusulkan kepada presiden B. J. Habibie untuk membuat UNIKOM.

beliau kemudian merekrut para profesor untuk menjadi dekan di UNIKOM.

dari cerita beliau tersebut terdapat pelajaran bahwa enterpreneur harus memiliki beberapa sifat-sifat. sifat-sifat tersebut adalah :

1. Percaya Diri

Seorang wirausawan harus memiliki sifat percaya diri.
Sifat percaya diri merupakan sikap yakin pada diri sendiri dalam melakukan suatu tugas dan pekerjaan. Percaya diri akan membuat seseorang lebih berkembang, yakin dan hubungannya dengan keberanian dalam mengambil keputusan. Wirausaha yang sukses adalah wirausaha yang percaya pada diri sendiri namun tetap was-was dan tidak mudah puas dengan yang kita miliki. jangan terlalu mendengarkan omongan orang lain. percaya bahwa kita bisa. kita harus bisa!

2.Disiplin

Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisplinan yang tinggi. Arti dari kata disiplin itu sendiri ialah ketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya.

Dalam ketepatan yang dimaksud bersifat menyeluruh yaitu ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya. Ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya. Ketepatan terhadap waktu, dapat dibina dalam diri seseorang dengan berusaha menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang direncanakan. Sifat sering menunda pekerjaan dengan berbagai macam alasan ialah kendala yang dapat menghambat seorang wirausahawan meraih keberhasilan.

3.Berkomitmen Tinggi

Komitmen merupakan kesepakan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif “berorientasi pada kemajuan”. Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya.

4.Berorientasikan tugas dan hasil

Seorang wirausaha harus berorientasi tugas dan hasil, tugas berarti sama aja dengan proses untuk membuahkan sebuah hasil yang disebut dengan produk. Berorientasi pada hasil berarti seseorang tersebut mengutamakan nilai-nilai motif berprestasi, berorientasi laba, ketekunan dan kerja keras. 

5.Berani Mengambil Risiko

Dunia wirausaha adalah dunia yang penuh risiko, kesalahan dalam mengambil keputusan bisa saja berisiko besar seperti kehilangan pelanggan, rugi bahkan gulung tikar. Tapi, apa gunanya bila seorang wirausaha tidak mencoba dan berinovasi? Gagal mencoba lebih baik daripada gagal karena tidak pernah mencoba. Untuk itu seorang wirausaha harus berani dalam mengambil risiko.

6.Kepemimpinan

Kepemimpinan dalam diri seorang wirausaha sangatlah penting, termasuk memimpin diri sendiri. Karena menjadi seorang wirausaha butuh komitmen dan kerja keras agar bisa sukses. Nah, untuk mengembangkan usaha yang dimilikinya, mau tidak mau harus memiliki karyawan untuk mengembangkan produksinya.

Disinilah keahlian dalam kepemimpinan diperlukan, selain memimpin diri sendiri juga memimpin para karyawan agar dapat bekerja dengan baik. Tentu saja tidak hanya memimpin, tapi juga menjadi pelopor dan teladan yang baik bagi karyawannya.

7.Keorisinalitasan/Keaslian

Dalam berwirausaha juga harus memiliki etika, etikanya antara lain tidak boleh meniru sama persis atau menjatuhkan lawan dengan cara yang curang. Ide atau gagasan usaha diharuskan memiliki sifat inovatif, dan asli karya sendiri. Jangan sampai ngaku-ngaku hak milik, padahal bukan karya sendiri.

8.Kerja Keras dan pantang menyerah

Soerang wirausaha haru memiliki sifat kerja keras dan pantang menyerah, harus memiliki semangat untuk terus maju dan mengembangkan usaha yang digelutinya. Kegagalan bukan menjadi rintangan, tapi kegagalan adalah batu loncatan untuk menjadi lebih baik.

hal diatas adalah merupakan rangkuman dari pertemuan pertama mata kuliah kewirausahaan.

tetap semangat, jangan menyerah dan TERUS BERUSAHA!

TERIMA KASIH!

Leave a comment

Website Powered by WordPress.com.

Up ↑

Design a site like this with WordPress.com
Get started